Finish selaku runner-up Group G membuat Barcelona akan hadapi jalan curam di set 16 besar Liga Champions. Mereka berkesempatan berjumpa team-team besar.
Barcelona harus finish selaku runner-up Group G habis kalah atas Juventus di matchday ke enam. Berlaga di Camp Nou, Rabu (9/12/2020) pagi hari WIB, Blaugrana ditaklukkan Juventus dengan score mutlak 0-3.

Dengan hasil itu, Barcelona dan Juventus benar-benar sama kumpulkan 15 point. Tetapi, Juventus memiliki hak finish selaku juara group sebab unggul head to head beda gol.

Undian berat juga menunggu Barcelona di set 16 besar Liga Champions

Selama ini, beberapa team hebat Eropa telah pastikan diri finish selaku juara group.

Dari Group A, misalkan, Bayern Munich bisa jadi musuh Barcelona selanjutnya sebab telah mengamankan status juara group. Die Roten kumpulkan 13 point dari 5 laga dan mustahil disalip oleh Atletico Madrid yang menjadi kompetitor paling dekat dengan 6 point.

Tatap muka menantang Bayern akan menghidupkan memory jelek untuk Barcelona. Di Liga Champions musim 2019/2020 lalu, Lionel Messi dkk didepak Bayern di set perempat-final sesudah kalah dari score malu-maluin, 2-8.

Baca juga : Kalah WO dari Juventus Tidak Apa, Napoli Masih Oke Kok

Tiga team Premier League yang sudah pastikan diri bisa lolos selaku juara group mempunyai potensi jadi musuh Barcelona di set 16 besar. Manchester City, Liverpool, dan Chelsea beruntun adalah juara Group C, D, dan E.

Dari Group F, ada Borussia Dortmund yang telah ditegaskan selaku juara group. Sesaat Group H belum mendapati juara group sesudah pertandingan Istanbul Basaksehir versus Paris Saint-Germain berhenti sebab kejadian rasialisme. RB Leipzig dan PSG adalah wakil dari Group F di set 16 besar.

Group B belum loloskan satu team juga ke set 16 besar. Borussia Moenchengladbach, Shakhtar Donetsk, Real Madrid, dan Inter Milan sama tetap punyai kesempatan untuk maju ke babak knockout. Meskipun begitu, cuman Gladbach atau Shakhtar yang mempunyai potensi jadi musuh Barcelona di set 16 besar.

Undian set 16 besar Liga Champions akan diadakan pada 14 Desember kedepan. Siapakah yang bakal menjadi musuh Barcelona?

Baca juga : PSSI Meradang Shin Tae-yong Tidak Segera Tiba

Karim Benzema disebut memprovokasi Ferland Mendy supaya tidak memberi bola ke Vinicius Junior. Legenda AC Milan, Alessandro Costacurta, bingung dengan hal tersebut.
Dalam rekaman camera yang tersebar di sosial media, menunjukkan Benzema terlibat perbincangan dengan rekanan senegaranya, Ferland Mendy, di lorong stadion. Peristiwa itu berlangsung waktu interval laga Borussia Moenchengladbach versus Real Madrid di Liga Champions, Rabu (28/10/2020) pagi hari WIB.

Benzema serta Mendy terjebak pembicaraan memakai bahasa Prancis, yang nampaknya tidak dipahami Vinicius, sebagai pemain dari Brasil. Account Twitter, Get French Football, mengupload video pembicaraan itu, memberi info percakapan Benzema serta Mendy.

“Jangan mengoper ke ia. Saya bersumpah untuk ibu, ia bermain tidak searah sama kita,” kata Benzema ke Mendy.

Peristiwa itu disikapi sama Costacurta

Sepanjang meniti karier selaku pemain, diakuinya tidak sempat dengar ada peristiwa semacam itu.

“Ini benar-benar mengagetkan, saya belum pernah dengar hal semacam itu, tidak dalam team saya atau musuh, terkecuali mereka bergurau. Tetapi, menyaksikan muka mereka, kelihatannya tidak bergurau, mereka menjelaskannya dengan serius,” kata Costacurta ke Sky Sport Italia.

“Itu benar-benar tidak logis. Aneh rasa-rasanya, anak ini barusan datang di Real Madrid serta dapat menjelaskannya, tetapi Benzema menjelaskan itu betul-betul mengagumkan,” tambahnya.

Benzema memberi respon rumor yang tersebar. Ia nampaknya tidak ingin memusingkan pada pemahaman beberapa orang di luar yang tengah mengulasnya.

“Waktu anjing menggonggong, ‘sembilan’ berakhir,” catat Benzema di Instagram, dibarengi dengan photo dianya rayakan golnya.

 

Barcelona banyak dihubungkan dengan pemain Belanda, belum lama kedatangan Ronald Koeman. Pelatih 57 tahun itu gagal menjadikan Blaugrana rasa Orange.
Koeman dipilih menjadi pelatih Barcelona pada musim panas ini. Ia menggantikan Quique Setien, yang dipecat manajemen.

Di awal kedatangannya, Koeman langsung merubah skuad. Beberapa pemain yang dibeli kebanyakan pemain Belanda, yang sebelumnya dia latih di tim nasional.

Di antaranya adalah Georginio Wijnaldum dari Liverpool dan Memphis Depay dari Lyon. Koeman pun membenarkan hal itu, setelah gagal membeli para pemain incarannya.

“Dia [Wijnaldum] berada di daftar saya,” kata Koeman kepada NOS.

“Kami berharap punya pemain Belanda kedua di skuad,” jelas eks pemain Barcelona itu, ketika mengomentari soal Depay.

sebelum era Koeman, Barcelona memang sudah banyak terlihat dengan banyak pemain-pemain asal Belanda. Salah satunya bek Matthijs de Ligt, yang akhirnya gagal dibeli karena lebih memilih bertanding bersama Juventus di Liga Italia.

Namun, Koeman mengelak dirinya ingin menjadikan Barcelona rasa Timnas Belanda. Ia menolak timnya disamakan dengan Barcelona era Louis van Gaal pada 1997-2000 dan 2002-2003.

“Itu terlalu ekstrem. Waktu itu [era Van Gaal] ada delapan atau sembilan pemain. Sekarang, kami hanya punya De Jong dan Alfred Schreuder di staf pelatih bersama saya,” ungkapnya.

Pada akhirnya, Barcelona hanya merekrut Miralem Pjanic dan Sergino Dest, serta pemain muda seperti Francisco Trincao, Pedri, dan Matheus Fernandes dan memulangkan Philippe Coutinho dari Bayern Munich.

Adapun Barcelona justru melepas beberapa bintangnya. Di antaranya Arthur Melo, Ivan Rakitic, Arturo Vidal, Nelson Semedo, hingga Luis Suarez.

Sergio Ramos adalah salah satunya bek tengah paling baik dunia. Ia dapat sehebat saat ini, sebab berguru pada tiga pemain Real Madrid ini.
Sergio Ramos menguatkan Real Madrid dari tahun 2005, sesudah dibawa dari Sevilla. Awalannya berperanan untuk bek kanan, tetapi pelan-pelan berubah jadi bek tengah.

Profesinya semasa bela Real Madrid juga cukup keren. Ia bermain sekitar 650 kali di semua pertandingan dengan catatan 95 gol. Ya, 95 gol untuk seorang pemain bek tengah

Masalah piala, perolehan Sergio Ramos bersama-sama Real Madrid juga telah banyak. Si kapten telah mendapatkan 22 piala termasuk juga 5 kali juara Laliga serta 4x piala Liga Champions.

Dikutip dari Sport Bible, Sergio Ramos berkata dianya dapat sehebat saat ini sebab belajar dari 3 seniornya di Real Madrid. Mereka ialah Iker Casillas, Raul Gonzalez, serta Fabio Cannavaro.

“Saat saya tiba ke Madrid, saya belajar dari Iker Casillas serta Raul Gonzalez. Mereka ialah contoh di serta di luar lapangan,” tuturnya.

Dari Iker Casillas serta Raul Gonzalez , Sergio Ramos belajar jadi kapten team. Serta kata Ramos, ke-2 seniornya itu seringkali menolong dianya.

“Mereka mengajari bagaimana menjadi pimpinan di Real Madrid,” sambungnya.

 

 

Sedang dari Fabio Cannavaro, Sergio Ramos akui banyak belajar menjadi seorang bek tengah yang kuat. Tidak ayal, Cannavaro adalah salah satunya bek tengah paling baik yang sempat dipunyai Tim nasional Italia.

“Saya banyak belajar darinya serta berusaha untuk bermain seperti dianya. Saya berupaya keras tiap hari,” papar Ramos.

Sergio Ramos masih terjalin kontrak di Real Madrid sampai tahun 2021. Umurnya sudah 34 tahun, tetapi bisa ia semakin lama lagi mengenakan seragam Los Blancos.

Lionel Messi ekspos selebrasi gol yang umum dilaksanakan Luis Suarez. Ada yang katakan, Messi sudah janji rayakan dengan demikian ke sobatnya itu.
Messi turut memberi 1 gol waktu Barcelona menang 4-0 atas Villarreal di Camp Nou. Dia cetak gol ke-3 Blaugrana, yang lahir dari eksekusi penalti pada menit ke-35.

Selesai membobol gawang Villarreal, Lionel Messi langsung lari kecil serta mengepalkan tangan kanan yang dia acungkan di muka badan. Nah, selebrasi gol jenis itu satu diantara yang umum dilaksanakan oleh Luis Suarez.

Serta, Gerard Romero dari RAC1 mengakui jika Messi sudah janji ke Luis Suarez untuk menunjukkan selebrasi jenis itu bila buat gol.

Sudah diketahui, Lionel Messi ialah kawan dekat Luis Suarez di luar dan dalam lapangan. Tetapi sekarang mereka tidak jadi rekanan satu team, sesudah Suarez geser ke Atletico Madrid.

Luis Suarez sendiri telah memainkan kiprahnya bersama Los Colchoneros

Dia jalani performa pertama itu dalam laga Atletico Madrid Vs Granada, yang dimainkan sebelum laga Barcelona Vs Villarreal.

Di pertandingan pertama bersama club barunya, Luis Suarez langsung menggedor. Turun untuk pemain cadangan pada menit ke-71, dia dapat buat 2 gol serta satu assist dalam kemenangan 6-1.

Selesai cetak gol itu, Luis Suarez juga menunjukkan selebrasi mengepalkan tangan yang selanjutnya ikut dipertunjukkan oleh Lionel Messi di laga Barcelona.

“Messi serta Suarez lakukan perayaan sama sesudah gol mereka. Selalu bersama,” cuit ESPN FC.

“Tribute Leo Messi ke Suarez dengan rayakan seperti stylenya. #FriendsForever,” timpal lainnya.

Barcelona tampil trengginas waktu melayani Villarreal di laga Liga Spanyol pertama mereka musim ini. Lionel Messi dkk menenggelamkan team Kapal Selam Kuning 4-0.
Pertandingan Barcelona vs Villarreal tersaji di Stadion Camp Nou, Senin (28/9/2020) pagi hari WIB. Laga kesempatan ini jadi yang pertama buat Blaugrana bersama pelatih Ronald Koeman di LaLiga.

Barca bikin gol pada menit ke-15. Ansu Fati sukses menjebol gawang Villarreal melalui bola tendangannya, manfaatkan umpan tarik Jordi Alba dari bagian kiri.

Fati cetak brace pada menit ke-19. Pemain Tim nasional Spanyol itu sukses mengkonversikan bola umpan Philippe Coutinho menghasilkan gol. 2-0 Barcelona pimpin.

Team tuan-rumah mendapatkan peluang emas cetak gol dari titik putih pada menit ke-35. Fati dilanggar Mario Gaspar di kotak terlarang, hingga wasit menghadiahkan penalti buat Barcelona.

Lionel Messi yang maju untuk pelaksana eksekusi penalti tanpa ada kesusahan menjebloskan bola ke jala Villarreal. Barcelona melebarkan score jadi 3-0.

Di menit injury time babak pertama, Barcelona kembali lagi cetak gol. Bola lambung Messi ke kotak penalti Villarreal malah disontek Pau Torres ke gawang sendiri. Los Cules unggul 4-0 yang bertahan sampai waktu interval.

 

 

Statistik babak pertama memperlihatkan supremasi Barcelona atas team tamu

Los Cules melepas delapan shooting, 5 salah satunya pas target, dan 61 % perebutan bola. Ada juga Villarreal cuman 2x melepas bola sepakan serta kuasai bola 39 %.

Di babak ke-2, Barcelona tidak mengurangi serangannya. Di pihak lain, Villarreal berusaha cetak angka buat mengecilkan ketinggalan mereka.

Tetapi sampai pertandingan usai, tidak ada gol penambahan terbentuk dari ke-2 team. Barcelona tutup laga dengan kemenangan 4-0.

Formasi Pemain

Barcelona: Neto; Sergi Roberto, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Sergio Busquets (Miralem Pjanic 78′), Frenkie de Jong; Lionel Messi, Philippe Coutinho (Pedri 70′), Ansu Fati(Ousmane Dembele 70′); Antoine Griezmann (Trincao 78′).

Villarreal: Sergi Asenjo; Pervis Estupinan, Pau Torres, Raul Albiol (Ramiro Mori 84′), Mario Gaspar; Moi Gomez, Francis Coquelin (Vicente Iborra 46′), Daniel Parejo, Samuel Chukwueze (Takefusa Kubo 74′); Paco Alcacer (Manuel Trigueros 46′), Gerard Moreno (Carlos Bacca 84′).